Follow by Email

Selasa, 04 September 2012

Apakah Engkau terima Hijab ku ini ??



Tidak banyak yang ingin aku ketikkan dalam artikel ini. Hanya perasaan galau. Yah kata-kata itu minggu-minggu ini sering ada dalam benakku. Eiitsss bukan galau karena CINTA yah karena seorang laki-laki kita bisa Galau, No way deh. Tapi aku Galau kali ini sangat berlebihan.
Yah alhamdulilah dengan zin Alloh SWT dan segala hidayah yang Beliau berikan aku bisa menggunkan hijab. Hampir 6  tahun lebih aku sudah menggunakan hijab. Yah sudah ckup lama. Tapi?? -_____-. Ada sesuatu yang sangat mengganjal dihatiku sesuatu yang selalu aku pikirkan ketika aku sedang mengenakan hijabku ini. Dengan trend remaja saat ini hijab sudah begitu modern tapi ingat yah jangan terbawa hijab yang hanya ngetrend doang tanpa menutupi bagian privacy kita.


Dalam benakku aku selalu bertanya-tanya pada diriku sendiri. Ya Alloh Ya Rabb:
-          Apa hijabku ini diterima olehMu?
-          Apa hijabku ini sesuai syariahMu?
-          Apa aku berdosa jika aku menggunakan hijabku masih seperti ini?

Ya Rabb aku tidak sanggup jika nanti siksaMu karena hijabku ini. Ya Alloh aku sadar hijabku ini belum sempurna aku seringkali memakai pakaian yang membentuk tubuh,pakaian yang tidak longgar dan seringkali hijabku tidak menjulur sampai menutupi dadaku. Ya Rabb sebenarnya aku tau apa arti hijab yang sebenarnya tuntunlah aku ya Rabb seringkali gerombolan Syetan membisikkan pdaku untuk menentang semua ini.Sungguh Ya Rabb aku tak kuasa jika siksamu karena Hijabku ini. Maka sempurnakanlah ya Rabb. Bimbinglah aku.
Aminn

 

Senin, 27 Agustus 2012

Mimpi yang Kandas


Aku adalah seorang wanita. Aku lahir pada tanggal 22 november 1993 tepatnya di Bandung. Aku adalah seorang mahasiswi teknik dari universitas swasta ternama di Bandung yaitu almamaterku tercintahh Universitas Pasundan atau nama keren nya sih UNPAS. Aku mengambil program studi teknik Informatika. Yah mungkin untuk sebagian orang agak aneh dengan jurusan ini “ wah kok mau masuk jurusan itu kan susah?” aku hanya bisa menjawab yah memang cukup sulit hehe api tapi kalo kita serius semua itu akan berpihak pada diri kita. Aku sangat menyadari saat kelas perdana kuliah dimulai pelajaran pertama yang muncul adalah ALGORITMA dan PEMROGRAMAN 1. Aku santai santai saja karena yang aku kira ini hanya pemrograman biasa. Dan ternyata pelajaran ini lebih mengutamakan LOGIKA jadi untuk yang suka bermain logika inilah tempat dimana kalian bisa menginspirasi seluruh kelohikaan kalian haha. Yah walaupun sampai semester 3 ini aku BELUM begitu mahir jika disuruh membuat program tapi yah aku bisa mengikuti pelajran ini denga baik dengan grade yang selalu aku dapatkan “B” hehehe.
                Sebelumnya sih aku gak punya pikiran dan gak sampe kepikiran untuk masuk Teknik Informatika apalagi di swasta. Dulu aku sangat dan sangat bercita-cita masuk STAN perpajaka ehh karen hati kecil tidak meyakinkan dengan ribuan bahkan jutaan pesain keinginan aku melorot, cita-citaku pindah dan ingin sekali masuk Kebidanan Poltekes Bandung tidak tau angin dari mana yang membuat aku ingin sekali masuk kebidanan dari situ aku sering sekali lihat video dari You Tube bagaimana proses melahirkan, bagaimana terjadinya menstruasi dan semua yang berkaitan dengan wanita pasti aku lihat soalnya aku niat bangetttt. Dan saat itu aku dapat info kalo poltekes mengadakan TRY OUT persiapan untuk USM nya. Nah jangan ditanya lagi aku pasti ikut dan harus ikut. Aku mengikutinya dengan penuh semangat dan seoga di hasil USM nya nanti aku lulus dan bisa jadi ibu Bidan aminn. Selang beberapa hari setelah TRY OUT akhirnya USM diadakan dengan persiapan yang cukup matang aku berusaha dengan sekuat tenaga semoga apapun yang terjadi hasilnya adalah yang terbaik bagiku. Dengan wajah kusut aku keluar dari tempat tes.
                “Hmm.. yah lumayan lah semoga hasilnya memuaskan.aminn”Jawabku terhadap teman disebelahku
                Dan hari penentuan pun datang hari ini tepat dibagikan kelulusan Poltekes dengan rasa was-was aku buka Laptop kesayanganku AxiooNeon itu merk nya. Aku buka dengan hati-hati dengan was was jemariku mengetik situs web yang akan aku tuju. Aku buka file yang ada di website itu dan aku cari namaku di jurusan kebidanan. Aku pasrah dan aku katakan
“ Kayaknya gak ada deh Teh” jawabku lemas pada tetehku yang menemaniku membuka web itu
Dan benar-benar tidak ada aku pasrah dan tidak sengaja air mata aku jatuh dengan deras.
“Ya Alloh apa kurang nya aku padahal aku belajar dengan giat apa yang ada di Try Out itu aku kerjakan tapi kenapa gak ada kesempatan untuk membahagiakan kedua orangtua untukku “
Pada pagi itu juga aku lemas mataku bengkak dan tak ada semangat sekali dari hidupku. Tapi ibuku memberi kesempatan untukku agar berkuliah di negeri. Kebetulan USM yang masih dibuka adalah POLBAN (Politeknik Negeri Bandung) tak tanggung-tanggung aku langsung mendaftar dengan diantar teman setiaku yang sekarang sudah menjadi ex tepatnya mantanku hehe. Aku mengambil jurusan Teknik Refrigrasi dan Tata Udara dan pilhan keduanya Teknik Informatika. Hmm dari namanya juga udah keren apalagi bobot nilainya Wooow banget kayanya yah. Tapi aku selalu optimis untuk menang. “Bismillah”. Hari tes pun tiba aku mengerjakan soal dengan semangat aku berusaha semaksimal mungkin.
“AKU HARUS LULUS!!!” jawab dalam hatiku tegas.
Aku selalu berdoa sampai hari pengumuman kelulusan tiba. Seperti biasa aku buka website nya dan sampai-sampai aku enggan karena ada sedikit perasaan trauma dalam diriku.
                “ASTAGFIRULLOHALADZIM ya Alloh aku gak LULUS lagiiiiiiiiiiiiiiiiiiii..”aku sedikit teriak dengan wajah bingung dan tak terasa air mataku jatuh lagi.
                “Ya Alloh salah apa aku aku selalu berdoa dan belajar terus menerus tapi kenapa ya Alloh..”
Perasaan seperti ini tidak aku hiraukan aku sedikit emosi dan emosiku sedikit kalut.


To be Continued..... :)


It'S AMAZING !!!!


                Hari ini tanggal 26 Agustus 2012 tepat sekali di hari minggu adalah hari pertama aku masuk kelas perdana di USB School sekolah bisnis gratis yang didirikan oleh seorang motivator besar Victor Asih yang sekaligus merupakan penulis best seller buku 8 langkah menuju ke langit. Sebelum aku bisa masuk ke kelas perdana yang diminati ribuan orang yah cukup menguras tenaga dan pikiran karena aku harus berfikir beberapa kali agar aku bisa mengikutinya dengan baik dan serius. Dannnnn akhirnya aku bertekad bulat untuk mengikutinya.
Sebelumnya aku mengikuti seminar yang diakan oleh pihak USB dan hasilnya sangat amazing  banyak sekali inspirasi yang akan aku kembangkan kelak jika aku dapat masuk USB aku berharap dan terus berharap aku bisa masuk dan bersekolah di USB. Bukan masalah gratis dan tidak nya yang terpenting niat yang ada dalam diri dan hati kita apakah kita akan serius atau hanya main-main mengikuti teman jawabku dari hati yang terdalam. Hari demi hari setelah berakhirnya seminar itu tiba saatnya hari tes dimana penentuan diterima atau tidaknya USB School . Aku datang dengan Silvya Rachmawati teman seperjuanganku dari SMA dimana ada dia pasti ada aku. Hehe :D
Setelah beberapa hari menunggu hari ini seharusnya adalah pengumuman kelulusan USB School dan pada saat itu temanku Silvya Rachmawati sudah dinyatakan lulus dan bisa langsung mengikuti kelas perdana pada tanggal 26 Agustus 2012. Hati aku tak menentu sudah pasrah dengan keputusan yang akan terjadi nanti. Malam hari nya aku berdo’a sebelum tidur:
“Ya Alloh jika yang terbaik aku lulus berikan kesempatan itu.Aminn”
                Tak disangka setelah aku b angun dari tidur yang cukup panjang aku cek handphone ku itu adalah rutinitasku setiap bangun pagi .hehehe. Dan ada pemberitahuan pada inbox handphoneku dari nomor yang tidak aku kenali setelah aku buka
                “ Selamat Anda Lulus dalam seleksi USB...”
                Alhamdulilah jawabku sedikit keras akhirnya rasa gelisahku terbayar ya Alloh alhamdulilah puji syukur.

                Dan itulah kisahku menuju gerbang kesuksesan yang akan kutempuh insyaalloh. Amiinn.


Astri Permatasari


Selasa, 21 Agustus 2012

Happy Idul Fitri Beautiful Girl

Just Astri Permatasari in my home
We're the girl just only say to you "HAPPY IDUL FITRI 1433 H''Hope the best for you for now and future. Aminn

This is My Short Story


SALAH SANGKA
 
Hari ini sempurnalah kekesalanku pada adikku Rahma. Betapa tidak aku memergokinya sedang mengobrak-abrik rak buku meja belajarku.
“ Hei, Rahma apa yang sedang kamu lakukan di kamarku ?”.dengan wajah yang sangat marah. Eh, ia dengan entengnya menjawab
“Aku mencari buku diary kakak itu lho hadiah dari sunsilk, karena aku mau lihat artii warna biru kertas surat yang tadi diberikan oleh temanku Mira di sekolah”. Aku marah bercampur kesal mendengar jawabannya.
“ Rahma, kamu itu masih kecil sekolah saja kamu masih SD buku diary ini khusus diperuntukan buat kakak yang sudah remaja, karena kamu belum waktunya sana keluar jangan ingin tahu rahasia orang ! ”. Adikku ngeloyor pergi sambil cemberut dan mengomel.
 “Wah…itu pasti akal-akalan kakak saja, mungkin dia takut ketahuan rahasiannya dan takut terbongkar di buku diary itu”.
Sepeninggal adikku aku berpikir  tentang kelakuan Rahma akhir-akhir ini yang sangat membuatku jengkel, Betapa tidak dia dengan seenaknya masuk ke kamarku dan mengobrak-abrik kamar lihat ini, lihat itu bahkan baju-baju baruku sering dicobanya. Berulangkali aku memperingatkannya agar tidak usil di kamarku, eh dia malah semakin menjadi-jadi yang paling aku sebalkan dainya  ketika dia menemukan buku diaryku yang isinya sangat aku rahasiakan, padahal buku diary itu Aku simpan sangat hati-hati supaya adikku tidak menemukannya.
            Dua hari lamanya Aku tidak bertegur sapa dengan adikku sebab aku masih kesal dengan kelakuannya tempo hari. Melihat keadaan seperti ini Ibu berkata
“ Kak, kenapa kakak tidak pernah bermain dengan adikmu?”. Aku jawab dengan alasan
“Aku sangat sibuk dengan tugas di sekolahku. Ibu tersenyum mendengar jawabanku
 “ Kakak, kamu tidak boleh bersikap seperti itu Rahma masih kecil dan dia sangat mengagumimu sehingga apa yang kau lakukan ingin pula ia melakukannya”. Namun hatiku tidak merasa sejuk dengan perkataan ibuku itu”.
            Keesokkan harinya aku berangkat ke Sekolah dan tidak lupa berpamitan kepada orangtuaku,
“ Ayah Ibu aku berangkat ke Sekolah dulu ya.”
“ Kakak, belajar dengan baik dengarkan semua yang ibu Guru terangkan”. Dan aku berangkat ke Sekolah dengan menggunakan mobil. Sesampainya di Sekolah kulihat teman-teman sudah berkumpul sambil ngerumpi pasti tentang kecengannya itu. Sambil menyapa aku perlihatkan foto artis favoritku yang ku dapat dari tabloid kemarin sore. Di Sekolah aku bersahabat dengan teman sebangkuku  sampai-sampai rahasia pribadi pun sering kami tukar bersama.

            Minggu kelabu datang,Aku terkena tipes akut vonis Dokter ini menyebabkan Aku harus berbaring tak berdaya di rumah sakit. Setiap hari ibu dan ayah bergantian menjagaku dengan penuh kasih sayang. “Kakak, ini ada hadiah yang sangat indah dari orang yang sering membuatmu kesal”. Kata ibu ketika aku sedang termenung memikirkan sahabat yang tak kunjung datang menengokku. Dengan perasaan enggan kuterima bungkusan kado yang tak rapi itu, dalam pikiranku paling-paling kue murah dari warung sebelah rumahku. Tetapi alangkah terkejutnya aku ketika aku buka dan melihat isi hadiah itu tak kusangka barang yang diberikan adikku adalah barang impianku sejak lama. “ Bu, bagaimana dia tahu baju ini yang sangat aku inginkan ?” tanyaku dengan rasa haru. Ibu hanya tersenyum dan mengangkat bahu penuh maklum. Ayah yang sejak tadi mendengarkan ngkat bicara “ Kakak, rasa ingin tahu Rahma  yang menyebabkan dia tahu keinginnanmu itu, makannya jangan suka judes pada adikmu! ”. tegur ayah. Mendengar perkataan Ayah aku menangis terharu dan rasa penyesalan karena selama ini aku selalu berprasangka buruk pada adikku yang sangat sayang padaku.
            Seminggu sudah aku di rumah sakit dan Dokter memperbolehkan aku pulang dengan syarat harus memperbanyak istirahat dan jangan lupa meminum obatnya. Tiba di rumah yang pertama aku cari si jahil yang sangat kurindukan Rahma. Sambil berlari kecil kupanggil namanya, “ Rahma…kakak sudah pulang!!”. Tapi tetap tak kuperoleh jawaban, sambil terus mencari ke setiap ruangan aku terus memanggil namanya. Tiba-tiba dari arah belakang terdengar bunyi balon pecah “DUAAR!” aku terlompat sambil berteriak “AUW!” terdengar cekikik jahil yang pasti milik si jahil adikku, sambil melotot aku terkam tubuhnya dan berkata “ Awas ya aku bikin kamu terkikik selamanya!”. Rahma mengelinjang geli ketika tanganku mulai beraksi mengelitiknya, melihat itu ibu dan ayah hanya tersenyum bahagia melihat kerukunan sudah hadir kembali diantara kami.
            Menjelang tidur, malam itu aku berdo’a lama sekali memohon kepada Allahy SWT semoga kebahagiaan ini jangan sampai hilang karena prasangkaku yang berlebihan pada adikku. Maafkan kakak ya Rahma…

This is my first short story and Rahmania my inspiration. She is my sweety sister :)

Minggu, 22 Januari 2012

Bahasa Assembler


BAHASA ASSEMBLER

Element dari Bahasa Assembler

Bahasa assembly dikategorikan sebagai bahasa tingkat rendah (low level languange). Berbeda halnya dengan bahasa tingkat tinggi yang berlaku umum, bahasa rakitan biasanya mendukung secara spesifik untuk suatu ataupun beberapa jenis arsitektur komputer tertentu.  Ini untuk menggambarkan kekhususannya sebagai bahasa yang berorientasi pada machine dependent. Untuk membandingkan bahasa mesin dan bahasa assembly, kita dapat melihatnya dari tiga karakteristik berikut :

1.      Mnemonic operation code. Sebagai pengganti numeric operation code (opcodes) yang digunakan pada bahasa mesin, digunakankanlah mnemonic code pada bahasa assembly. Selain kemudahan dalam penulisannya dibandingkan dari bahasa mesin juga mendukung pelacakan kesalahan seperti kesalahan penulisan operation code berikut menunjukkan daftar instuksi operation codes dari bahasa dan bahasa assembly.

Instuction Op Code
Assembly Mnemonic
Remarks
00
STOP
Operand pertama yang diasumsikan sebagai akumulator
01
ADD
Operand pertama yang diasumsikan sebagai akumulator
02
SUB
Operand pertama yang diasumsikan sebagai akumulator
03
MULT
Operand pertama yang diasumsikan sebagai akumulator
04
LOAD
Memannggil akumulator
05
STORE
Menyimpan akumulator ke dalam lokasi storage
06
TRANS
Mentransfer control ke alamat yang disebutkan
07
TRIM
Mentransfer jika akumulator < 0
08
DIV
Membagi akumulator dengan isi lokasi storage
09
READ
Membaca kartu pada lokasi storage
10
PRINT
Mencetak isi  lokasi storage
11
LIR
Memanggil index register dengan 3 digit terakhir dari storage operand

12
IIR
Menaikkan index register dengan 3 digit terakhir dari storage operand

13
LOOP
Mengurangi index register, jika isi baru, 0 kemudian sama dengan TRANS


2. Symbolic operand specification. Penamaan simbol diasosiasikan sebagai suatu data atau instruksi. Operand lebih menunjukkan symbolic reference dibandingkan dengan alamat mesin suatu data atau instruksi. Hal ini akan mempermudah pada saat harus dilakukan modifikasi program.
3. Declaration of data/storage area. Data dapat dinyatakan dalam notasi desimal. Ini dilakukan untuk mencegah konversi secara manual dari konstanta ke dalam representasi internal mesin. Sebagai contoh :
-5 menjadi (11111010)2 atau 10.5 menjadi (41A80000)16
Suatu statement bahasa assembly mempunyai bentuk umum sebagai berikut :

[Label] Menmonic OpCode Operand [operand…]

Tanda kurung siku menunjukkan isi di dalamnya boleh digunakan atau tidak dalam statement tersebut, sebagai contoh : label bersifat optional. Jika label digunakan, hal tersebut menujukkan suatu symbolic name akan dibuat dalam machine word untuk keperluan assembly statement. Bila digunakan lebih dari satu operand, digunakan tanda “koma” untuk memisahkannya. Jika digunakan index, nomor index register ditunjukan dalam sebuah simbol, seperti contoh berikut :

AGAIN LOAD NUMBER(4)
Dimana ‘4’ menunjukkan register yang memiliki index. AGAIN diasosiasikan dengan instruksi mesin yang dihasilkan untuk statement LOAD.

Mengapa menggunakan Bahasa Assembler ?
Ada beberapa dasar alasan menggunakan bahasa rakitan dilihat dari sudut pandang penggunaannya:
·         Bahasa rakitan dibandingkan dengan bahasa mesin, bahasa rakitan merupakan representasi atas bahasa mesin yang dirancang agar lebih mudah dipahami oleh manusia. Dengan menggunakan bahasa rakitan, seorang programmer dapat lebih mudah mengingat instruksi-instruksi dengan menggunakan simbol yang lebih dapat dimengerti dibandingkan bila menggunakan simbol mnemonic kode mesin secara langsung. Demikian halnya pula dengan mekanisme lompatan yang umum terdapat dalam bahasa mesin yang biasanya menggunakan alamat memori, programmer dapat lebih mudah menggunakan fasilitas labeling yang terdapat bahasa rakitan dibandingkan menggunakan alamat memori tertentu dalam kode mnemonic.
·         Bahasa rakitan dibandingkan dengan bahasa tingkat tinggi, bahasa rakitan memungkinkan programmer untuk mengontrol serta memanfaatkan secara penuh kapabilitas yang terdapat atas suatu perangkat keras, berbeda halnya dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang memiliki banyak keterbatasan dalam pemanfaatan secara penuh suatu perangkat keras. Bahasa rakitan menjanjikan tingkat unjuk kerja yang maksimum karena sifatnya yang menerjemahkan secara langsung instruksi rakitan menjadi instruksi mesin, berbeda halnya dengan bahasa pemrograman tingkat tinggi yang biasanya menerjemahkan sebuah instruksi menjadi sejumlah kode mesin.


Program Assembly mengenal tiga jenis statement
Imperative Statement
Statement imperative dalam bahasa assembly ditunjukan dengan suatu tindakan yang dikerjakan selama eksekusi program assembly. Karena itu setiap statement imperative ditranslasikan ke dalam instruksi mesin.
Format instruksi :







                                                                          
Sign                 opcode                  index         Operand Address
                                                           register

Declarative Statement
Statement declarative dalam bahasa assembly menunjukkan konstanta atau storage area pada suatu program. Sebagai contoh :

A         DS       1

secara sederhana storage area sebesar 1 word ditunjukkan dengan sebuah label A. DS di sini menunjukkan Declare Storage (DS).

Suatu konstanta dideklarasikan melalui Declare Constant (DC) statement, contohnya :

ONE    DC     ‘1’

maksud dari statement di atas adalah label ONE berisi konstanta 1. Programmer dapat mendeklarasikan kontanta dalam desimal, binary, hexadesimal, dsb. Assembler akan mengkonversi bentuk tersebut ke dalam bentuk internal yang tepat.

Beberapa assembler sering pula menggunakan’literal’ khususnya pada konstanta yang dipakai sebagai operand, seperti contoh berikut :
ADD               ONE                                                    ADD = ‘1’
                               -                                                          -
                               -                                                          -
ONE          DC                  ‘1’
Penggunaan tanda “=” pada posisi awal suatu operand menunjukkan sebuah literal. Nilai konstanta yang ditulis dengan cara demikian sama dengan nilai yang dihasilkan bila menggunakan statement DC.

Assembler Directive

Statement jenis ini tidak merepresentasikan instruksi mesin ke dalm suatu objek program atau mengalokasikan storage untuk konstanta atau variable program. Sebaliknya, statement ini secara langsung mengarahkan assembler untukmengambil alih aksi selama proses assembling program. Statement ini digunakan untuk menunjukkan bagaimana input program assembly dibentuk, sebagi contoh : START  100
statement tersebut merupakan kata pertama dari objek program yang dibuat oleh assembler untuk menempatkan lokasi mesin pada alamat ‘100’. Begitupula dengan statement : END, yang mengindikasikan tidak ada lagi bahasa statement bahasa assembly yang akan diproses. 



Instruksi Dasar

Sebagian besar instruksi dasar adalah instruksi MOV. Instruksi ini memindahkan data dari salah satu lokasi ke lokasi lainnya, seperti operator assignment dalam bahasa pemrograman beraras tinggi.
Terdiri dari dua operand:
            mov     dest, src
Data yang dispesifikasikan oleh src disalin ke dest. Satu pembatasan adalah bahwa keduanya tidak diperbolehkan operand memori, artinya tidak dapat memindahkan data dari memori ke memori.
Hal ini ini ke luar ciri-ciri dari assembly. Sedikit banyak terdapat aturan yang harus diikuti tentang bagaimana cara variasi  instruksi digunakan. Operand harus memiliki ukuran yang sama. Nilai  register AX  tidak dapat disimpan dalam register BL. Ukuran dari register AX adalah pasangan register sebesar 32bit, sedangkan BL ukurannya 16bit untuk mikroprosesor 80486.
Sebagai contoh:
      mov eax, 3             ; store 3 into EAX register(3 is immediate operand)

      mov bx, ax             ; store the value of AX into the BX register
Tanda semikolon ';' merupakan tanda awal untuk penulisan komentar.
Instruksi ADD digunakan untuk operasi penjumlahan integer:
     add eax, 4         ;eax = eax + 4

    add al, ah             ; al = al + ah

Instruksi SUB merupakan instruksi pembagian secara integer:
        sub bx, 10             ; bx = bx - 10

    sub ebx, edi           ; ebx = ebx - edi
Instruksi INC dan DEC adalah instruksi penaikan (increment) atau penurunan (decrement) dengan nilai satu. Ini adalah salah satu dari operan secara implisit, kode mesin untuk INC dan DEC adalah kecil ukurannya dibanding dengan instruksi ADD dan SUB.
            inc ecx                ; ecx++

            dec dl                 ; dl—
 
 
 
 
Pengarahan (Directive)
Directive merupakan sebuah artifak assembler bukan CPU. Secara umum digunakan untuk menginstruksikan assembler untuk melakukan sesuatu atau menginformasikan tentang sesuatu ke assembler. Directive tidak diubah kedalam kode mesin.
Penggunaan umum dari directive adalah:
  1. Mendefinisikan konstanta
  2. Mendefinisikan memori untuk penyimpanan data
  3. Kelompok memori kedalam segmen
  4. Melampirkan kode sumber (source code) secara kondisional (conditionally include)
  5. Melampirkan file lainnya
Pelolosan kode NASM melalui sebuah perintah (command) preprosesor (preprocessor) seperti C. Begitu pula, pengarahan preprosesor (directive preprocessor) dimulai dengan % dibandingkan # dalam C.

 

Pengarahan EQU

Pengarahan EQU dapat digunakan untuk mendefinisikan sebuah simbol. Simbol adalah nama dari konstanta yang dapat digunakan dalam program assembly.
Formatnya adalah:
                                simbol     equ     nilai
Nilai dari simbol tidak dapat didefinisikan secara berulang (didefinisikan kembali).



Pengarahan %define

Pengarahan ini adalah sama dengan pengarahan #define dalam C. Ini secara umum digunakan untuk mendefinisikan mkro konstan seperti dalam C.
                                %define     SIZE 100
                                mov        eax, SIZE
Kode di atas mendefinisikan sebuah makro dengan nama SIZE sebagai konstanta 100 dan ditunjukkan penggunaannya dalam instruksi. Makro sangat fleksibel daripada simbol dalam dua cara. Makro dapat didefinisikan kembali dan bisa lebih dari sekedar bilangan konstan.



Pengarahan Data 
Pengarahan data digunakan dalam segmen data untuk mendefinisikan ruang memori. Terdapat dua cara menyiapkan ruang memori. Cara pertama, hanya mendefinisikan ruang untuk data; cara kedua mendefinisikan ruang dan nilai awal. Metode pertama menggunakan satu dari pengarahan RESX. X diganti dengan huruf sebagai ukuran dari obyek (atau beberapa obyek) yang akan disimpan. Berikut ini ditunjukkan beberapa kemungkinan nilai itu. 

       UNIT       
       HURUF    
byte
B
word
W
double word
D
quad word
Q
ten bytes
T
 Metode kedua (mendefinisikan sebuah nilai awal) menggunakan satu dari pengarahan DX. Huruf X adalah sama dengan pengarahan RESX. Hal ini sangat umum untuk menandai lokasi memori dengan label. Label merupakan salah satu cara mudah untuk mengarahkan lokasi memori dalam kode.
Berikut ini terdapat beberapa contoh: 
 
Tanda "..." dan '...' adalah sama perlakuannya. Konsekwensinya data yang didefinisikan disimpan secara berurutan dalam memori.  Dengan demikian L2 disimpan secara seketika sesuada L1 dalam memori. urutan dari memori dapat didefinisikan juga.

   LABEL  
      INSTRUKSI     
KOMENTAR
L9
db 0, 1, 2, 3
; mendefinisikan ruang 4 byte dinisialisasi dengan nilai 0, 1, 2, 3
L10
db "w", "o", "r", ’d’, 0    
; mendefinisikan urut-urutan karakter dalam memori yaitu ASCII w, o, r, d dan diakhiri dengan konstanta 0
L11
db ’word’, 0
; mendefinisikan urut-urutan karakter dalam memori yaitu ASCII word dan diakhir dengan konstanta 0
 

Untuk urutan yang sangat besar, pengarahan TIMES dalam NASM seringkali digunakan. Pengarahan ini mengulang sejumlah operand spesifik, sebagai contoh:

   LABEL  
      INSTRUKSI     
KOMENTAR
L12
times 100 db 0
; sama dengan db 0 sebanyak 100 kali
L13
resw 100
; menyediakan ruang memori untuk 100 word

Ingat bahwa label dapat digunakan untuk mengarahkan ke data dalam kode. Terdapat dua cara bahwa sebuah label dapat digunakan. Jika label akan digunakan, label akan diinterprestasikan sebagai alamat (atau offset) dari data. Jika label diletakkan dalam kurung kotak ([...]), akan diinterprestasikan sebagai data pada alamat yang ditunjukkan oleh label. Dalam bentuk yang lain, salah satu yang harus diingat bahwa sebuah label adalah sebagai pointer data pada alamat tertentu dan kurung kotak direferensikan sebagai pointer seperti halnya araterisk (*) dalam C. (MASM/TASM memiliki perbedaan konvensi). Dalam mode 32bit, pengalamatannya adalah 32bit.
Berikut ini terdapat beberapa contoh:
  
   NO 
      INSTRUKSI     
KOMENTAR
 1
 mov al, [L1]
 ; salin byte memori dengan alamat yang ditunjukkan oleh L1 ke register AL
 2
 mov eax, L1
 ; register EAX = alamat byte ditunjukkan oleh L1
 3
 mov [L1], ah
 ; salin AH ke byte memori dengan alamat oleh L1
 4
 mov eax, [L6]
 ; salin double word memori dengan alamat oleh L6 ke register EAX
 5
 add eax, [L6]
 ; EAX = EAX + double word memori dengan alamat oleh L6
 6
 add [L6], eax
 ; double word memori dengan alamat oleh L6 += EAX
 7
 mov al, [L6]
 ; salin byte pertama dari double word memori dengan alamat oleh L6 ke AL

Label yang digunakan dalam contoh di atas merupakan label yang diberikan dalam contoh sebelumnya. Baris 7 dari contoh di atas menunjukkan sebuah properti yang penting untuk NASM. Assembler tidak dapat menangkap dari jenis data yang ditunjukkan oleh label tersebut. Ini tergantung pada programmer untuk membuat suatu kepastian bahwa penggunaan sebuah label harus benar. Selanjutnya hal ini secara umum untuk menyimpan alamat dari sebuah data dalam register dan menggunakan register seperti halnya pointer dalam variabel C. Lagi, tidak ada pengecekan yang dilakukan bahwa sebuah pointer digunakan secara benar. Cara ini, assembly akan lebih banyak menghasilkan error daripada C.
Instruksi berikutnya adalah: 
mov [L6], 1    ; simpan (store) 1 byte ke memori yang ditunjukkan oleh label L6
Pernyataan tersebut menghasilkan sebuah operasi dengan ukuran yang tidak salah (error), mengapa ?. Sebab assembler tidak mengetahui apa yang akan disimpan (store) sebagai 1 byte, word atau double word. Untuk memperbaiki ini, tambahkan sebuah spesifikasi ukuran:

mov dword [L6], 1      ; 
simpan (store) 1 byte ke memori yang ditunjukkan oleh label L6
 
Hal ini akan mengatakan ke assembler untuk menyimpan 1 byte ke double word yang dimulai dengan alamat yang ditunjukkan oleh label L6. Spesifikasi ukuran lainnya adalah:  BYTE, WORD, QWORD and TWORD.


Referensi from :

www.karmila.staff.gunadarma.ac.id/
http://images.dewi131105.multiply.multiplycontent.com